e-wayang, dalam wacana open format

    open format, akhir-akhir ini menjadi banyak terobosan bagi pengembang perangkat lunak untuk menciptakan format yang standard dan dapat dipergunakan oleh berbagai perangkat lunak apa pun. open format  merupakan sebuah format file, biasa disebut extension yang bersifat terbuka yang digunakan untuk menyimpan data digital. open format ditetapkan oleh sebuah organisasi standardisasi yang membuat spesifikasi untuk format file tertentu. Dengan adanya standardisasi ini maka format file ini dapat digunakan dan diimplementasikan dalam berbagai perangkat lunak.

    Bagaimana e-wayang menggunakan teknologi ini. Semangat awal e-wayang adalah untuk mentransformasikan proses dalam pembuatan wayang ke dalam format digital. Di dalamnya masih bisa ditemukan tatahan, gebingan, sunggingan dan istilah-istilah lainnya sebagaimana proses dalam pembuatan wayang.

    Sebagaimana dalam note, tentang Gambar Vektor dan Wayang Kulit, maka e-wayang memulai untuk menerapkannya menggunakan format file SVG (Scalable Vector Graphic). Pada dasarnya SVG adalah format file berbasis pada format XML untuk mendeskripsikan gambar dua dimensi yang berupa gambar vector. Format file ini mendukung untuk animasi dan atau bersifat interaktif. Format gambar ini sudah bisa dibuka langsung pada browser atau menggunakan perangkat lunak yang mendukung pengolahan format SVG.

    Sebagai contoh terdapat file Dewa Ruci (klik disini untuk mendownload) , dikembangkan dengan format SVG. Kami menandainya dengan sengkalan :

    1.     Candra Sengkala, Wisiking(5) Tirta(4) Hambuka(9) Jagad(1), menunjukkan tahun 1945 Tahun Jawa.
    2.     Surya Sengkala, Kinanthi(2) Guru Sejati(1) Tumenga(0) ing Panembah(2), menunjukkan tahun 2012.

    Sengkalan tersebut menandai konversi e-wayang Dewa Ruci (klik disini untuk mendownload) dalam format SVG. Dewa Ruci merupakan Dewa yang bertempat di air sebagi Guru Sejati. Dalam kisan Dewa Ruci diceritakan bahwa Bima menemukan jati dirinya saat bertemu dengan Dewa Ruci dan kisah mencari air Tirta Perwita Sari.

    File tersebut bisa langsung dibuka dibrowser langsung, maupun menggunakan perangkat lunak Adobe Illustrator, Corel Draw, Inkscape dan perangkat-perangkat lunak yang mendukung. Berikut adalah berbagai capture file tersebut untuk dibuka dan diedit dalam berbagai perangkat lunak.

     

    Gambar Dewa Ruci dalam browser Google Chrome

    Gambar Dewa Ruci dibuka dengan Inkscape

     

    Gambar Dewa Ruci dibuka dalam Adobe Illustrator

    Semoga wayang dan prosesnya tetap menjadi khasanah dalam desain grafis di Indonesia.

     

     

     

    Salam